Perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang merupakan daya tarik wisata tiap tahun di kota tersebut, di karenakan perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang berbeda dengan daerah lainnya ataupun daerah asalnya tiongkok. Cap Go Meh sendiri dirayakan dengan antusiasme warga tionghoa maupun yang non-tionghoa dan merupakan akulturasi budaya sekitar yang berkembang menjadi daya tarik wisata di Kota Singkawang itu sendiri.
Cap Go Meh dimulai pada hari ke-15 dihitung mulai dari perayaan tahun baru imlek. Pada malam sebelum Cap Go Meh biasa diadakan pawai lampion yang terdiri dari Naga, Kilin dan peserta yang antusias mengikuti pawai tersebut. Pada pagi hari Cap Go Meh, diawali oleh para tatung yang berasal dari penjuru Kota Singkawang maupun sekitarnya, seperti Sambas, Pemangkat, Mempawah, dan lain-lain.
Sebelum diarak mengelilingi Kota Singkawang, para tatung mengunjungi klenteng tertua di Kota Singkawang untuk sembahyang kepada langit. Setelah itu mengelilingi Kota Singkawang sambil menunjukkan kebolehan kekebalan tubuh para tatung yang diarak mengelilingi menggunakan tandu yang di penuhi dengan pedang, parang, dan benda tajam lainnya.
Pada tahun ini Kota Singkawang telah mendata sebanyak 765 tatung yang mengkuti event tersebut dan diperkirakan 20 ribu orang memadati jalan untuk menyaksikan pertunjukkan tersebut belum lagi naga dan barongsai yang mengikuti event tersebut.
Sumber : singkawangkota.go.id
Sumber : singkawangkota.go.id






